Salah satu santriwati, Syaza (15) membenarkan menu yang dimakan adalah nasi putih, telur orak-arik, serta sayur. Dia menyebutkan bahwa menu sayur dalam MBG itu yang terasa kecut seperti basi.

"Yang dimakan nasi putih, telur orak-arik, tempe kayak bali. Nggak pedes. Sayur nggak habis, yang kecut dari sayurnya," tutur Syaza.

Menanggapi kejadian ini, Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan akan mengecek SPPG yang memproduksi makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke Pondok Pesantren Manbaul Hikam usai ratusan santri keracunan. Pengecekan dijadwalkan dilakukan besok.

Subandi mengatakan pengecekan akan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Besok insyaallah akan kita cek ke sana, ya, dengan semuanya dinas pengampu, ya, termasuk perizinan, termasuk Dinkes dan lain-lain akan kita cek persoalan apa di sana," kata Subandi saat ditemui di RSUD Notopuro.