Meski demikian, Tamsil mengatakan keamanan sistem dan independensi komisi pemilihan tetap perlu menjadi perhatian. Pengawasan terhadap penghitungan dan penentuan hasil juga dinilai penting.

Selain itu, kondisi geografis dan keamanan di sejumlah wilayah Rusia menjadi tantangan dalam menjamin akses pemilih terhadap pemilu.

Pemilu Duma Rusia berakhir dengan kemenangan United Russia, partai pendukung Presiden Vladimir Putin. Berdasarkan hasil resmi yang hampir seluruhnya telah dihitung, United Russia memperoleh 57,83% suara dan diproyeksikan menguasai 355 dari 450 kursi Duma.

"Pengalaman penyelenggaraan pemilu Rusia dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Indonesia, khususnya dalam digitalisasi layanan pemilu, keterbukaan informasi, dokumentasi proses pemungutan dan penghitungan suara, serta akses pemilih," katanya.