Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengecam "intensitas ekstrem" kekerasan tersebut. Sebanyak 1.200 orang ditangkap dan 150 petugas kepolisian terluka dalam insiden itu.

"Sebuah keajaiban jumlah korban tidak lebih tinggi dari ini," ujar Lecornu saat mengunjungi petugas yang dikerahkan di pusat kota Paris usai bentrokan dan penjarahan, dilansir AFP, Minggu (18/10/2026).