NADIKABAR.COM — Demonstrasi massa yang memprotes terkait biaya hidup di Paris, Prancis berakhir ricuh. Tak hanya sejumlah toko brand mewah yang dijarah, massa juga membakar gedung balai kota Limoges, Prancis.
Dilansir Reuters dan AFP, Minggu (18/10/2026), Balai kota di Limoges hampir seluruhnya hancur akibat kebakaran yang sengaja dilakukan oleh pengunjuk rasa bertopeng tersebut.
"Atapnya telah runtuh menimpa lantai-lantai di bawahnya-kecuali di sayap barat-dan dua pertiga bagian luar bangunan sudah lenyap," kata pejabat prefektur setempat, Maurice Barate, kepada AFP.
Ia menyebut kerusakan parah pada bangunan berusia 143 tahun itu sebagai bencana bagi warisan sejarah. Ia juga mengecam tindakan tersebut sebagai "aksi sengaja yang dilakukan oleh para perusuh".
Aksi pembakaran ini terjadi di tengah kerusuhan yang melanda Prancis pada hari Sabtu, saat berlangsungnya demonstrasi nasional terkait kenaikan biaya hidup.
Saksi mata menyebut sekelompok pengunjuk rasa bertopeng yang sebelumnya telah membakar sebuah mobil polisi di luar balai kota terlihat memecahkan jendela dan masuk ke dalam gedung untuk menyulut api.