NADIKABAR.COM — Kementerian Dalam Negeri Prancis melaporkan setidaknya 488 orang ditangkap dan 43 anggota aparat keamanan terluka saat puluhan ribu orang berkumpul di Prancis untuk memprotes kondisi sekolah yang buruk. Jumlah itu tercatat pada Selasa kemarin.

Dilansir AFP, Rabu (7/10/2026), sebagian besar aksi unjuk rasa pada Selasa kemarin berlangsung damai. Namun terjadi bentrokan sporadis di berbagai wilayah di mana para pengunjuk rasa melemparkan benda-benda ke arah aparat keamanan yang membalas dengan penggunaan gas air mata.

Menjelang larut malam, para pengunjuk rasa terlibat dalam situasi saling berhadapan yang menegangkan dengan aparat keamanan di Place de la Nation, Paris timur. Sementara aksi unjuk rasa utama di ibu kota Prancis itu mulai mereda tapi massa belum membubarkan diri.

Sejak pekan lalu, setidaknya 6.547 orang telah ditangkap terkait aksi protes ini. Sebelumnya, kementerian menyatakan bahwa sekitar 256.000 orang telah melakukan unjuk rasa di seluruh negeri pada hari Selasa.