Pembatasan ini diberlakukan seiring dengan langkah otoritas di berbagai wilayah Prancis untuk menerapkan jam malam dan tindakan keamanan lainnya, menyusul terjadinya kekerasan dan penjarahan dalam unjuk rasa yang berlangsung secara nasional pada akhir pekan lalu, yang tujuannya memprotes kenaikan biaya hidup.

Sebelumnya, atau pada Senin (19/10) malam, otoritas Prancis mengatakan bahwa jam malam akan diberlakukan di empat wilayah di Prancis bagian utara, yakni Lille, Douai, Wattignies, dan Denain, selama dua malam. Pemberlakuan jam malam ini telah mendapat persetujuan dari masing-masing wali kota.

Jam malam di wilayah-wilayah itu diberlakukan mulai pukul 20.00 waktu setempat hingga pukul 06.00 waktu setempat. Sedangkan di wilayah Denain, diberlakukan mulai pukul 21.00 waktu setempat hingga pukul 06.00 waktu setempat, hingga 25 Oktober mendatang.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Prancis Sebastien Lecornu meminta para prefek atau kepala wilayah untuk menerapkan jam malam secara lokal dan parsial sebagai respons terhadap kerusuhan yang terjadi. Dia juga mengumumkan operasi besar-besaran untuk mengadili pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kekerasan dan penjarahan.