Dalam kesempatan itu, Herman juga menyampaikan sikap partai terhadap kadernya, Indra Jaya Usman (IJU), yang menurut dia telah terbebas dari berbagai tuduhan.

"Kami bersyukur Bang IJU bebas dan terlepas dari berbagai tuduhannya. Sehingga kami clearance bahwa memang kami pulihkan harkat kehormatannya sebagai kader Partai Demokrat," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada ketua DPD Demokrat NTB sebelumnya yang tidak kembali mencalonkan diri dalam Musdalub tersebut.

Mengenai kemungkinan pencalonan pada pemilihan kepala daerah NTB maupun pemilihan presiden mendatang, Herman mengatakan partainya belum membahas persoalan itu.

"Kami belum berbicara itu. Kami belum berbicara Pilpres, belum berbicara NTB 1. NTB 1 kalau tidak salah Pilkada itu 2031. Jadi masih lama sekali, undang-undangnya saja masih belum dibahas. Kami masih memulai pembahasan panjang untuk undang-undang pemilu," ujarnya.

Menurut Herman, Demokrat saat ini memprioritaskan konsolidasi internal sesuai arahan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

"Spirit kami mensolidkan dulu saja ke internal, konsolidasi ke internal. Sehingga betul-betul kami bisa mewujudkan kader yang solid, yang kuat, yang terutama juga kami mengingatkan agar kontribusi-nya kepada rakyat harus betul-betul nyata," katanya.