Dalam pukulan lainnya untuk Partai Republik, mantan Wali Kota Atlanta, Keisha Lance Bottoms, dari Partai Demokrat diproyeksikan memenangkan pemilih Gubernur Georgia. Bottoms mencetak sejarah sebagai Gubernur perempuan kulit hitam pertama di negara bagian tersebut, sekaligus mengakhiri 24 tahun kekuasaan Partai Republik di Georgia.

Meski demikian, Partai Republik juga mencatatkan sejumlah kemenangan penting. Salah satunya di Florida, di mana Byron Donalds, kandidat yang didukung Trump, memenangkan pemilihan Gubernur dan menjadi Gubernur kulit hitam pertama di negara bagian tersebut.

Politikus Partai Republik, Ashley Moody, berhasil mempertahankan kursinya di Senat AS mewakili Florida.

Partai Demokrat Ciptakan Terobosan di Senat AS

Kandidat Partai Demokrat, Roy Cooper, yang juga mantan Gubernur North Carolina, mencatatkan salah satu hasil paling krusial dalam pemilu sela AS dengan mengalahkan kandidat Partai Republik, Michael Whatley, juga juga mantan Ketua Komite Nasional Partai Republik yang dipilih langsung oleh Trump.

North Carolina telah tiga kali memilih Trump dalam pilpres AS, namun Cooper berhasil meraih kemenangan setelah berkampanye dengan janji menurunkan biaya hidup. Dia akan menggantikan Senator Thom Tiillis dari Partai Republik yang memutuskan pensiun.