NADIKABAR.COM — Partai Demokrat mencatatkan serangkaian kemenangan awal dalam pemilu sela Amerika Serikat (AS) pada Selasa (3/11) waktu setempat. Setidaknya satu kursi Senat yang sebelumnya dikuasai Partai Republik berhasil direbut oleh kandidat Partai Demokrat, dengan terobosan terjadi di dapil DPR yang cenderung konservatif.
Partai Demokrat, seperti dilansir AFP, Rabu (4/11/2026), juga berhasil mempertahankan kursi-kursi penting di Senat, sementara pemilihan Gubernur negara bagian diwarnai kemenangan awal di Georgia. Hasil awal ini memperkuat indikasi bahwa Presiden AS Donald Trump dan Partai Republik di ambang kekalahan telak.
Pemungutan suara dalam pemilu sela ini menjadi penilaian nasional terhadap masa jabatan kedua Trump yang penuh gejolak. Ketidakpuasan publik terkait biaya hidup, tarif, dan perang melawan Iran -- yang memicu lonjakan harga bahan bakar, telah menjadi beban berat bagi sang Presiden AS dan partainya.
Sinyal bahaya bagi Partai Republik mulai muncul sejak penghitungan suara dimulai.
Partai Demokrat berhasil merebut satu kursi DPR yang sebelumnya dipegang Partai Republik di negara bagian North Carolina, yang dimenangkan Trump dengan mudah dalam pilpres tahun 2024.
Meskipun kendali atas Kongres belum bisa dipastikan, namun hasil awal ini membuka kemungkinan bagi kemajuan lebih luas bagi Partai Demokrat ke wilayah-wilayah yang selama ini dianggap basis aman bagi Partai Republik.