NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menanggapi hasil pemilu sela yang menunjukkan kemenangan telak Partai Demokrat atas Partai Republik. Tak diduga, Trump mengucapkan selamat kepada Partai Demokrat, bahkan melontarkan pujian yang langka untuk rivalnya tersebut.

Trump, dalam tanggapannya, mengakui bahwa isu perang Iran mungkin turut berperan dalam kekalahan Partai Republik yang menaungi dirinya.

Namun, seperti dilansir AFP, Rabu (4/11/2026), Presiden AS berusia 80 tahun itu menolak untuk memikul tanggung jawab pribadi atas hasil pemilu sela yang akan mengubah dinamika dua tahun terakhir masa jabatannya tersebut. Trump berupaya melimpahkan kesalahan kepada rekan-rekannya di Partai Republik.

"Begini, saya mengatakan hal ini: Selamat kepada Partai Demokrat. Mereka telah melakukan pekerjaan yang baik," kata Trump dalam wawancara telepon dengan FOX News Democracy 26.

"Mereka telah menantikan momen ini selama 11 tahun, dan akhirnya mereka berhasil. Tetapi saya tidak menganggap ini sebagai pukulan yang ditujukan kepada saya," ucapnya.

Pernyataan bernada pujian semacam ini tergolong sangat tidak biasa bagi Trump, yang sepanjang kampanye pemilu sela lebih sering melabeli Partai Demokrat dengan berbagai sebutan mulai dari komunis hingga Islamis.

Trump Siap Kerja Sama dengan Demokrat, Tapi Peringatkan Hak Veto