"Jadi tidak mungkin pengusaha panas bumi merusak lingkungan, itu sama dengan bunuh diri. Jadi salah satu hal yang sangat bagus dari energi panas bumi ini yakni tidak impor, serta baseload atau tidak bergantung pada cuaca dan sebagainya," tambahnya.

Sementara Rektor Universitas Lampung (Unila) Lusmeilia Afriani mengatakan ​​​​​​energi merupakan fondasi utama untuk membangun perekonomian dan pembangunan suatu bangsa.

"Saat ini dunia menghadapi tantangan transisi energi yang sangat kompleks, mulai dari krisis energi global, perubahan iklim, hingga pentingnya" mewujudkan kedaulatan dan ketahanan energi nasional yang berkelanjutan," ujar Rektor Universitas Lampung (Unila) Lusmeilia Afriani.

Menurut dia, Universitas Lampung sebagai institusi pendidikan akan ikut serta dalam mendukung pengembangan energi terbarukan salah satunya energi panas bumi untuk mendukung swasembada energi daerah dan nasional.

"Yang telah dilakukan kami cukup banyak dalam mendukung terciptanya swasembada energi di Lampung melalui berbagai penelitian. Salah satunya pemanfaatan energi matahari, kemudian dari panas bumi, dan energi dari sampah rumah tangga bahkan dari kotoran dapat dikelola menjadi energi yang menghasilkan gas dan bisa dimanfaatkan," kata dia.