Diketahui sebelumnya bahwa Provinsi Lampung masih mengalami defisit daya listrik, namun memiliki potensi energi panas bumi yang melimpah. Kapasitas pembangkit di Lampung kurang lebih 800 mega watt, beban puncak kurang lebih mencapai 1.300 mega watt.
Potensi panas bumi di Lampung 2,8 giga watt, dan bioenergi 0,05 giga watt. Lalu ada tambahan 55 mega watt dari PLTP Ulubelu Gunung Tiga, dan dapat dikembangkan potensi di wilayah kerja panas bumi seperti di Gunung Rajabasa, Way Ratai, Suoh dan biomassa sawit dan singkong.
Berdasarkan data DEN penggunaan energi panas bumi untuk menambah kapasitas pembangkit listrik ditargetkan dapat terus mengalami peningkatan.
Di mana pada 2030 ditargetkan sumbangan dari energi panas bumi sebesar 6-9 giga watt, 2040 menjadi 9-14 giga watt, 2050 meningkat 15-20 giga watt dan di 2060 total bisa mencapai 18-22 giga watt.