Karena selama ini, cadangan yang ada baru sebatas cadangan operasional yang dikelola oleh badan usaha.

​Sesuai target, Indonesia diharapkan memiliki CPE hingga 30 hari setara impor pada 2035, dengan kondisi ideal mencapai 60 hingga 90 hari.

​"Dalam waktu dekat, DEN berupaya agar CPE ini segera 'pecah telur'. Tahap awal mungkin dimulai dari lima hingga 10 hari terlebih dahulu, sebelum bertahap ditingkatkan hingga mencapai target ideal," tutup dia.

Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Jambi (Unja) Prof Hafrida menegaskan pihaknya siap mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional melalui pengembangan penelitian serta kolaborasi antarlembaga.

Menurut dia, kesiapan tersebut akan didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unja yang telah memiliki berbagai pusat studi khusus.

"LPPM kami sudah ada beberapa pusat studi yang memang khusus kajian terhadap bidang energi, ini menjadi sumbangsih Universitas Jambi," ungkapnya.