NADIKABAR.COM — Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mochamad Firman Hidayat mengungkapkan rencana uji coba subsidi listrik melalui transfer langsung kepada masyarakat yang berhak sebagai upaya meningkatkan ketepatan sasaran bantuan.

"Sehingga ketika misalkan ini kita mulai dengan bansos, tetapi kita juga akan mulai piloting untuk subsidi listrik," kata Firman dalam diskusi Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) di Jakarta, Kamis.

Firman menjelaskan, skema tersebut direncanakan untuk diuji coba di satu daerah dengan mengalihkan subsidi yang melekat pada tarif listrik menjadi bantuan langsung kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Dalam skema yang dipaparkannya, tarif listrik di wilayah percontohan akan disesuaikan dengan harga pasar, sementara masyarakat yang membutuhkan memperoleh kompensasi melalui transfer langsung.

Namun, Firman belum merinci lokasi uji coba, waktu pelaksanaan, besaran transfer, maupun kelompok pelanggan listrik yang akan menjadi sasaran.

"Jadi nanti akan ada di satu daerah harganya dikembalikan ke harga market tarif listriknya, tapi kemudian mereka akan dikasih direct transfer ke orang yang memang betul-betul membutuhkan," ujarnya.

Ia menekankan bahwa perubahan mekanisme subsidi energi perlu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat serta kesiapan penyaluran kompensasi.