Namun, permintaan Olivia membuat Denny berpikir bahwa mungkin ada alasan lebih besar di balik kisah tersebut.
"Tapi ketika istri gua meminta gua, gua ngerasa apa mungkin ada sesuatu yang Tuhan ingin sampaikan lewat medium rasa ini," katanya.
Karena itu, Denny tidak ingin Baby Udon hanya berhenti sebagai tontonan. Ia berharap pengalaman dan pesan dari cerita Fanny serta Hajime bisa ikut dibawa pulang oleh penonton.
"So, ya saya lihat ini bukan hanya sekadar film. Tapi ini adalah sebuah cerita, sebuah pengalaman, sebuah momen, yang saya harap ikut bersama kalian pulang, ketika layar ini sudah menjadi gelap," ujarnya.
Denny berharap penonton mendapatkan sesuatu setelah menyaksikan kisah tersebut. Ia pun berharap Baby Udon dapat menemukan jalannya melalui para penonton.
"Dan kalau kalian punya satu alasan, satu harapan, atau satu rasa yang kalian bisa bagikan setelah menonton film ini, semoga kalian bisa bagikan. Karena menurut saya itu cukup. Di mana 'Baby Udon' akhirnya menemukan jalannya lewat kalian. Terima kasih," kata Denny.
Berbicara mengenai karakter Hajime Kondoh, Denny menyebut sosok tersebut sebagai pribadi yang sangat berbeda dengan dirinya. Ketika ditanya mengenai arti suami setelah memerankan Hajime, Denny kembali melontarkan candaan. Denny kemudian menyebut Hajime sebagai semacam alter ego atau lawan dari dirinya.
"Harusnya, kalau mau aman jadilah kayak Hajime Kondo. Jangan jadi Denny Sumargo. Hidup kalian akan terlalu rollercoaster kalau jadi gua. Nah, Hajime ini menurut saya lawan saking lawan, alter ego saya. Saya itu lebih ke red flag sebenarnya. Kalau Hajime itu lebih ke green flag dia," katanya.
Pernyataan tersebut disambut candaan dari Denny yang kemudian menyebut nama sang istri.
"Nggak usah ditambahin 'Iya, Liv'. Validasi udah cukup," ujarnya sambil tertawa.
Di balik candaan tersebut, Denny mengaku benar-benar mendapatkan pelajaran dari karakter Hajime. Menurutnya, Hajime memperlihatkan sisi manusia yang sangat rentan, terutama ketika seseorang memilih untuk tetap baik dan sabar meski harus menanggung rasa sakit. Ia menilai menjadi orang baik dan sabar bukan sesuatu yang selalu mudah dilakukan.