"Dengan membandingkan efek getarannya dengan kejadian di Bone yang disebabkan asteroid berukuran sekitar 10 meter, secara kasar meteor/asteroid penyebab dentuman dan kilatan di Gorontalo ditaksir sekitar 10 meter juga," jelasnya.

Diketahui, suara dentuman itu terdengar di hampir seluruh wilayah di Gorontalo. Warga bernama Ika Biga (24) di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo mengaku awalnya melihat benda bercahaya di langit pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 00.15 Wita.

"Ya saya melihat ada cahaya terang jalan melintas di atas langit, kalau saya lihat mirip meteor," kata Ika Biga dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Sabtu (12/9).

Ika mengatakan benda bercahaya itu sangat cepat dan langsung menghilang. Saat yang bersamaan terdengar suara dentuman dari titik cahaya itu menghilang.

"Baru suaranya dentuman keras terdengar dengan jelas. Semoga itu tidak jadi apa-apa, kami selalu berdoa yang baik-baik," beber Ika.