NADIKABAR.COM — Suara dentuman keras terdengar di sekitar Gunung Pandan, wilayah perbatasan Bojonegoro dan Madiun, membuat warga penasaran. Suara tersebut dilaporkan terdengar pada Minggu petang setelah Magrib.

"Infonya begitu (ada suara dentuman) tapi saya sedang di Karangjati Ngawi," ujar Kepala Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Suprapto Selasa (20/10/2026).

Meski sedang berada di luar desa saat kejadian, Suprapto mengatakan ada warga yang mendengar suara tersebut. Desa Sumberbendo sendiri berada di lereng Gunung Pandan.

"Tapi info saking (dari) masyarakat sami mireng (mendengarkan)," imbuhnya.

Sementara itu, Petugas Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya BMKG Nganjuk, Setiyaris, mengatakan tidak ada aktivitas kegempaan yang terdeteksi di sekitar Gunung Pandan berdasarkan pemantauan BMKG. Dia menyebut banyak faktor yang menyebabkan suara dentuman.

"Perlu diverifikasi lagi karena dentuman banyak penyebabnya, secara teori memang salah satu kemungkinan dentuman misterius yang terdengar di suatu wilayah adalah gelombang akustik akibat aktivitas tektonik atau vulkanik. Secara sederhana, pelepasan energi di dalam bumi dapat menghasilkan getaran yang merambat melalui batuan dan, dalam kondisi tertentu, memicu gelombang tekanan di udara," kata dia.

"Gelombang suara atau infrasonik ini dapat merambat jauh, mengalami pembiasan dan pemantulan oleh lapisan atmosfer, sehingga suara terdengar di lokasi yang jauh dari sumbernya. Namun, tidak semua dentuman berasal dari aktivitas tektonik atau vulkanik. Fenomena atmosfer, petir, aktivitas manusia, maupun gelombang kejut juga dapat menimbulkan suara serupa. Untuk memastikan sumbernya, diperlukan korelasi data seismik, infrasonik, kondisi atmosfer, serta laporan pengamatan di lapangan," imbuhnya.