NADIKABAR.COM — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan desain besar kepemudaan yang tengah digodok akan disusun dengan mempertimbangkan tantangan dan perubahan global sehingga generasi muda mampu menghadapinya.
Erick menekankan, tantangan yang dihadapi pemuda saat ini berbeda dengan persoalan pada masa pergerakan nasional. Jika generasi Sumpah Pemuda pada tahun 1928 menghadapi kolonialisme dan perbudakan, maka generasi mendatang akan berhadapan dengan perubahan geopolitik, geoekonomi, teknologi digital, serta persoalan lingkungan.
"Semua tantangan itu harus kami jadikan solusi, bukan justru menjadi sumber kegelisahan yang akhirnya membuat pemuda menyerah," kata Erick di sela kegiatan Wirasena Youth Camp 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin.
Dia mencontohkan sejumlah persoalan global yang perlu dicermati dalam merancang kebijakan kepemudaan. Erick menyebut, berdasarkan data, sekitar 65 juta anak muda di dunia menganggur, sementara satu dari tujuh pemuda mengalami masalah kesehatan mental (mental health).