Menurut dia, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena persoalan serupa berpotensi secara masif terjadi di Indonesia. Pemerintah perlu memahami perubahan yang berlangsung agar kebijakan kepemudaan tidak tertinggal dari kebutuhan generasi muda.

Dia menyatakan, penyusunan desain besar kepemudaan harus melibatkan pemuda dari seluruh Indonesia. Oleh sebab itu Kemenpora akan menggandeng organisasi kepemudaan dan para pemuda inspiratif dari berbagai daerah, guna mendengarkan aspirasi serta merumuskan arah kebijakan bersama.

Erick juga menyoroti perlunya keselarasan kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Sebelumnya, Kemenpora telah mengumpulkan diaspora dari berbagai wilayah untuk membahas arah pembangunan pemuda agar tidak terjadi perbedaan kebijakan yang merugikan generasi muda. Selain itu, Pemerintah turut menata regulasi yang dinilai menghambat.