NADIKABAR.COM β Perusahaan energi asal Jepang, Inpex, telah menyelesaikan Desain Rekayasa Awal (front-end engineering design/FEED) Proyek Gas Alam Cair (LNG) Abadi Masela pada Oktober 2026, lebih cepat dari jadwal semula pada akhir tahun ini.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Djoko Siswanto mengatakan penyelesaian FEED tersebut menjadi tahapan penting untuk mempercepat pengembangan proyek LNG Abadi Masela yang memiliki nilai investasi sekitar 22 miliar dolar AS.
βAlhamdulillah akhirnya lebih cepat tiga bulan, Oktober selesai,β katanya dalam upacara penyelesaian FEED proyek LNG Abadi Masela di Jakarta, Selasa.
Ia berharap keputusan investasi final (final investment decision/FID) proyek tersebut dapat tercapai pada akhir 2026 atau paling lambat Januari 2027.