Selain itu, proyek tersebut ditargetkan memasok gas pipa untuk kebutuhan domestik sebesar 100 MMSCFD per hari serta menghasilkan kondensat sebanyak 35.000 barel per hari.

Proyek strategis LNG di Blok Masela, Kepulauan Tanimbar, Maluku tersebut telah memulai tahap pembangunan yang ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Presiden Prabowo Subianto pada 16 Juli 2026.

Produksi gas dari proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2030 untuk mendukung ketahanan energi nasional.