Terlepas dari berbagai tantangan tersebut, desainer Skoda itu mendorong para talenta muda untuk tetap menunjukkan sketsa buatan tangan ketika melamar pekerjaan baru.
Cara tradisional untuk menyampaikan bentuk dan gagasan melalui sketsa dapat membantu perekrut menilai kemampuan kreatif setiap pelamar dengan lebih baik, sehingga berpotensi meningkatkan peluang mereka mendapatkan pekerjaan.
Neuhold meyakini bahwa kreativitas manusia tetap menjadi bagian penting dalam proses desain mobil, bahkan ketika penggunaan AI semakin meluas.
Desainer VW Group tersebut bukan satu-satunya tokoh yang secara terbuka membahas perkembangan teknologi baru di departemen desain otomotif. Tahun lalu, Gorden Wagener, mantan Kepala Desain Mercedes-Benz, memperingatkan bahwa AI dapat membuat profesi desainer mobil tidak lagi dibutuhkan dalam satu dekade mendatang.
Sementara itu, General Motors telah mengintegrasikan AI ke dalam alur kerja yang sudah ada. Perusahaan tersebut menggunakan perangkat khusus untuk mengubah sketsa tangan menjadi gambar tiga dimensi (3D) yang terperinci.
GM juga menggunakan terowongan angin virtual berbasis AI yang lebih kompleks untuk mengevaluasi aerodinamika kendaraan secara langsung (real-time). Ford juga telah mengadopsi AI untuk menambahkan warna pada gambar prototipe hitam-putih dari era 1960-an.