Meski demikian, kategori desil tidak berarti seseorang otomatis menerima atau tidak menerima seluruh program pemerintah. Setiap program bantuan memiliki kriteria, mekanisme, dan ketentuan kepesertaan masing-masing.

Karena itu, masyarakat yang berada pada Desil 6-10 tetap perlu melihat ketentuan program bantuan yang ingin diketahui.

Secara umum, kelompok Desil 6-10 bukan merupakan kelompok prioritas untuk sejumlah bansos reguler.

Sebagai gambaran, berdasarkan kategori desil:

Desil 1-4 dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan bantuan sembako.

Desil 5 dapat menjadi sasaran program tertentu, termasuk PBI-JKN sesuai ketentuan.

Desil 6-10 umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos karena berada pada kelompok kesejahteraan menengah hingga paling tinggi.

Namun, hal tersebut bukan berarti masyarakat Desil 6-10 pasti tidak dapat menerima bantuan pemerintah. Kepesertaan suatu program tetap mengikuti persyaratan dan kebijakan yang berlaku.

Desil digunakan pemerintah untuk membantu menentukan sasaran program berdasarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Kelompok Desil 1-4 berada pada 40 persen terbawah dalam tingkat kesejahteraan sehingga menjadi prioritas untuk sejumlah program bantuan sosial.

Sementara itu, Desil 6-10 berada di atas kelompok tersebut dan secara umum memiliki kondisi sosial ekonomi yang relatif lebih baik.

Karena keterbatasan sasaran dan adanya prioritas penerima, bantuan sosial kemudian lebih diarahkan kepada kelompok masyarakat yang dinilai lebih membutuhkan.

Masyarakat dapat mengecek status desil melalui aplikasi Cek Bansos maupun situs resmi Kementerian Sosial.

Login menggunakan akun yang sudah terdaftar.

Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.

Periksa informasi yang ditampilkan sistem.

Jika data tersedia, masyarakat dapat melihat informasi terkait status kepesertaan bansos dan kategori desil yang tercatat dalam basis data pemerintah.

Pengecekan juga dapat dilakukan tanpa aplikasi melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos.