Karena itu, dia berharap Ibu SAPA menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan bagi korban. Peran ini diwujudkan dengan mendengarkan korban, menjaga kerahasiaan, dan membantu mereka mengakses layanan sesuai kebutuhan.
Sementara itu, Ketua DWP Provinsi DKI Jakarta, Lisniawati Uus Kuswanto, menjelaskan Ibu SAPA merupakan perwakilan DWP dari perangkat daerah serta kota dan kabupaten administrasi. Para kader disiapkan untuk berperan dalam upaya perlindungan perempuan dan anak.
Dalam laporannya, Lisniawati menyampaikan, program Ibu SAPA mencakup komunikasi, informasi, dan edukasi mengenai kekerasan, serta asesmen awal dan rujukan untuk kasus yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.