Pada gim kedua, persaingan kembali berlangsung ketat pada awal pertandingan. Namun, selepas jeda interval, Dhinda mampu meningkatkan konsistensi permainan dengan lebih sabar menghadapi reli panjang.
Ia mengatakan pelatih terus mengingatkannya agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi permainan yang menguras tenaga.
Dhinda kemudian berhasil memperlebar keunggulan dan menutup gim kedua dengan kemenangan 21-11.
Pada semifinal, Dhinda dijadwalkan menghadapi wakil China Xu Wen Jing yang sebelumnya mengalahkan pebulu tangkis Thailand T. Kleebyeesun pada perempat final.
Kemenangan atas Sunakawa sekaligus membuka peluang Dhinda untuk melaju ke final Polytron Indonesia Masters 2026.