"Lihatlah dunia hari ini, perubahan iklim, pandemi, kecerdasan buatan dan lompatan batas teknologi, serta ancaman keamanan gaya baru," sebutnya.

Arrmanatha menyebut masalah yang dihadapi dunia saat ini tidak pernah terbayangkan pada puluhan tahun lalu. Untuk itu Arrmanatha menilai perlu ada reformasi di PBB agar lembaga ini tetap relevan.

"Oleh sebab itu, reformasi bukan lagi sekadar harapan, melainkan sebuah urgensi," ucapnya.