NADIKABAR.COM — Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan di PBB bahwa Moskow siap membantu menstabilkan situasi di Selat Hormuz dan kawasan Teluk yang lebih luas. Hal itu disampaikan di tengah masih berlanjutnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

"Kita membutuhkan kepercayaan dalam hubungan antara negara-negara Teluk, negara-negara Arab, dan Iran. Kita membutuhkan arsitektur regional yang stabil," kata Lavrov kepada para pemimpin dunia dalam Sidang Umum PBB, seperti dilansir AFP, Sabtu (26/9/2026).

"Rusia, bersama negara-negara lain yang bertanggung jawab, siap memberikan kontribusi konstruktif untuk menstabilkan kawasan yang secara strategis penting ini," katanya.

Sebelumnya, Iran menawarkan usulan terbaru untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari, asalkan Amerika Serikat (AS) memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan Teheran. Namun, Presiden AS Donald Trump dikabarkan menolak usulan tersebut dan justru mempertimbangkan serangan baru terhadap Iran.