Menurutnya, pendidikan keselamatan lalu lintas sejak dini dapat membantu anak-anak dan generasi muda mengenali risiko di jalan raya. Mereka juga perlu memahami pentingnya mematuhi batas kecepatan, menghindari gangguan saat berkendara, serta memilih moda transportasi yang aman.
"Kita ingin mempersiapkan pengemudi masa depan sedini mungkin, sehingga mereka memahami konsep kecepatan yang aman, batasan kecepatan, serta cara memilih opsi transportasi rendah karbon," kata Munafri dalam forum yang digelar di lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut.
Munafri menilai pendidikan keselamatan lalu lintas merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk perilaku pengguna jalan yang bertanggung jawab. Upaya ini juga perlu didukung kolaborasi lintas negara agar keselamatan jalan dan mobilitas berkelanjutan menjadi perhatian bersama.