"Melalui forum ini, saya menegaskan pentingnya menempatkan keselamatan manusia sebagai salah satu pijakan dalam membangun sistem mobilitas masa depan, dimulai dari langkah sederhana tetapi mendasar," tuturnya.
Dia menambahkan, partisipasi Makassar dalam forum tersebut menjadi kesempatan untuk bertukar gagasan dan pengalaman dengan kota-kota lain. Menurutnya, tantangan transportasi perkotaan yang semakin kompleks membutuhkan pendekatan terpadu, mulai dari pendidikan, infrastruktur, kebijakan, hingga perubahan perilaku masyarakat.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, Makassar menjadi satu-satunya daerah dari 514 kabupaten/kota di Indonesia yang berpartisipasi dalam forum tersebut, bersama lebih dari 60 wali kota dari berbagai negara.