Dalam pertemuan tersebut, Xi kembali menegaskan pentingnya kawasan Timur Tengah terbebas dari intervensi eksternal.
"Kita harus menjunjung tinggi prinsip bahwa masyarakat Timur Tengah harus tetap menjadi penentu nasib mereka sendiri, menentang campur tangan pihak luar, dan mendukung negara-negara kawasan dalam memperkuat dialog mengenai perdamaian dan keamanan," tegas Xi, sembari mengajak China dan Mesir untuk "bersama-sama menentang unilateralisme dan tindakan intimidasi".
Xi selanjutnya mendorong penerapan "solusi komprehensif dan keamanan bersama" untuk mengatasi berbagai persoalan di Timur Tengah. Ia juga menegaskan bahwa isu Palestina "tetap menjadi inti dari persoalan Timur Tengah, dan tidak seharusnya diabaikan atau dikesampingkan".
Selain itu, Xi menyerukan agar "peran efektif" Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di kawasan diperkuat. Ia juga meminta negara-negara berkekuatan besar dari luar kawasan menghentikan penerapan "standar ganda" dalam menyikapi persoalan Timur Tengah.