Pernyataan Xi disampaikan ketika ketegangan di kawasan Selat Hormuz meningkat akibat konflik tim redaksi AS dan Iran. Dalam situasi tersebut, Xi menyatakan China "siap bekerja sama" dengan negara-negara Timur Tengah untuk "menjaga keamanan jalur pelayaran internasional".

Sementara itu, berdasarkan pernyataan kantor kepresidenan Mesir, Xi dan Sisi sama-sama menyerukan "solusi diplomatik" serta "kesepakatan komprehensif untuk mengakhiri perang".

Selain membahas situasi geopolitik di Timur Tengah, kedua pemimpin juga membicarakan upaya memperkuat hubungan bilateral China dan Mesir.

Xi mendorong kedua negara untuk "menciptakan terobosan baru dalam kerja sama di bidang energi hijau, kendaraan listrik, kedirgantaraan, ekonomi digital, dan teknologi pertanian modern".