Selain stimulus akhir tahun, Presiden Prabowo juga mendorong persiapan berbagai program lanjutan yang diharapkan mulai berjalan pada Januari 2027.
Program-program tersebut ditujukan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, mendukung daya beli pekerja, memperluas akses perumahan, dan menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi.
"Untuk program tahun depan yang diharapkan ini bisa dimulai di bulan Januari, yaitu magang nasional dilanjutkan 150.000 peserta, kemudian juga vokasi nasional ini juga dilanjutkan untuk 300.000 peserta, kemudian PPH ditanggung pemerintah untuk pekerja dengan gaji maksimal 10 juta, itu juga untuk seluruh sektor, kemudian evaluasi mengenai peningkatan batas PTKP yang sekarang 54 juta, tentu mempertimbangkan inflasi dan upah minimum," ucapnya.
Pada sektor perumahan, pemerintah merencanakan kelanjutan fasilitas PPN ditanggung Pemerintah.
Airlangga menyebut pemerintah turut menyiapkan relaksasi iuran untuk program Jaminan Kehilangan Pekerjaan dan Jaminan Kematian, serta penguatan manfaat jaminan ketenagakerjaan dan dukungan terhadap KPR bersubsidi.
Sedangkan di sektor industri perhiasan, pemerintah juga membahas penyesuaian standar kadar emas dari 99,99 persen menjadi 99,9 persen sesuai standar industri yang disampaikan dalam laporan.
βKemudian PPN ditanggung pemerintah juga dilanjutkan untuk rumah di atas Rp2 miliar dan maksimum Rp5 miliar, relaksasi iuran dari jaminan kehilangan kerja dan jaminan kematian, kemudian tambahan manfaat jaminan kerja dan KPR bersubsidi dan MBT, plus untuk sektor perhiasan, perubahan daripada standar yang sementara ini bebas emas 99,99 persen, ini sebetulnya standar industri nya seharusnya 99,9 persen,β pungkasnya.