NADIKABAR.COM — Jakarta (NadiKabar) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) tengah mengkaji opsi pembelian kembali saham (share buyback) sebagai salah satu alternatif aksi korporasi di tengah dinamika pasar modal domestik. Kajian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar, kebutuhan strategis Perseroan, serta upaya menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, pergerakan harga saham di tengah dinamika pasar perlu dilihat secara menyeluruh dengan mempertimbangkan fundamental bisnis, prospek pertumbuhan, serta transformasi yang terus dijalankan Perseroan.

"Kami terus mencermati perkembangan pasar modal dan berbagai dinamika yang terjadi saat ini. Sebagai perusahaan terbuka, BTN senantiasa mengevaluasi berbagai opsi strategis yang dapat mendukung kepentingan Perseroan dalam jangka panjang, termasuk kemungkinan pelaksanaan pembelian kembali saham atau buyback," ujar Nixon.

Nixon menjelaskan bahwa kajian buyback dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, antara lain kondisi keuangan, kecukupan permodalan, kebutuhan pendanaan untuk ekspansi bisnis, serta ketentuan regulator yang berlaku.