Saat ini, 92 siswa tersebut masih menjalani pemeriksaan di RSPG Cisarua. Terkait penyebab pasti keracunan, Budi belum bisa memberikan keterangan.

"Saya cuma pengamanan, evakuasi siswa-siswi masuk rumah sakit. Kalau masalah sebab akibat, bagaimana ke dokter," terangnya.