"Kita belum tahu persoalannya apa, tapi ada surat dari Pemkab Raja Ampat untuk mencegah WNA tersebut," jelasnya.

WNA asal China tersebut, kata Abdi, akan segera dibawa kembali ke Papua sesuai permintaan Pemkab Raja Ampat. "Kalau rencana besok (Selasa) mau kita antar kembalikan ke Raja Ampat," pungkasnya.