NADIKABAR.COM — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri membongkar praktik perjudian online (judol) yang mengoperasikan situs 1XBET, AJ8KEREN, dan EMPIRE88. Meski beroperasi di Indonesia, pusat kendali jaringan ini berada di luar negeri.
"Berdasarkan hasil pendalaman yang dilakukan oleh penyidik, ditemukan fakta bahwa pusat kendali operasional seluruh website tersebut berada di luar negeri," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Adex Yudiswan dalam jumpa pers di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026).
Adex mengatakan sindikat judol ini memanfaatkan perusahaan jasa pembayaran di Indonesia untuk mengelola dana deposit para pemain. Berdasarkan penyidikan terhadap sistem pembayaran PT Ultra Payment Terpercaya (UPT) yang digunakan para pelaku, total transaksi dalam periode Januari hingga Juni 2026 mencapai lebih dari Rp 1 triliun.
"Estimasi perolehan keuntungan berdasarkan fakta transaksi sistem pembayaran perjudian daring PT UPT periode Januari sampai Juni 2026 tercatat transaksi sebesar Rp 1.037.790.052.498, atau setara Rp 260 miliar per bulan, atau setara Rp 8,6 miliar per hari," ungkapnya.