"Waktu itu kejadiannya sekitar jam satu malam (01.00 WIB). Posisi saya lagi di dalam warung, tiba-tiba korban lari ke sini sambil minta tolong. Pas dilihat, kondisinya sudah berdarah-darah, luka parah di bagian kepala. Dia langsung masuk minta perlindungan ke warung saya," ujar Topik.

"Korban ada dua orang. Yang satu kena pukul dan tendang, nah yang satu lagi kena bacok. Pelakunya cuma satu orang," tambah Topik menjelaskan situasi saat kejadian.

Sementara itu, rekan korban, Latif, membeberkan kronologi awal sebelum penyerangan bersenjata tajam tersebut terjadi. Menurutnya, pelaku awalnya sempat melintas bersama seorang perempuan yang diduga kekasihnya sebelum akhirnya putar arah dan memicu keributan.

"Awalnya lagi pada diam, si pelaku lewat sama pacarnya. Udah lewat dia balik lagi terus mukul sama nendang. Habis itu dia pergi, tapi gak lama datang lagi lari-lari sambil bawa celurit," ungkap Latif.