"Saya datang ke Riau sebagai Kapolda, tetapi saya meninggalkan Riau dengan membawa persaudaraan. Bagi saya, jabatan boleh berganti, tempat boleh berubah, tetapi pengabdian tidak boleh berhenti," ujar Komjen Herry di hadapan para datuk dan tokoh masyarakat.
Herry Heryawan menyampaikan kehadirannya di hadapan para pemangku adat Melayu bukan sekadar sebuah kehormatan, tetapi juga sebuah pengingat bahwa setiap amanah harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kerendahan hati.
"Dan saya menyadari selama menjalankan amanah sebagai Kapolda Riau tentu masih adanya kesilapan serta kekurangan. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati saya memohon maaf atas tutur kata, sikap, maupun keputusan yang mungkin kurang berkenan," ujarnya.
Ia menitipkan tiga pesan penting bagi masa depan Bumi Lancang Kuning: merawat adat, menjaga masyarakat, dan melindungi alam semesta. Pengalaman memimpin di Riau, menurutnya, menjadi landasan kuat dalam mematangkan konsep Green Policing yang kini didorong menjadi program nasional hingga tingkat Polres dan Polsek di seluruh Indonesia.