NADIKABAR.COM — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan persoalan listrik mati di Kalimantan dan Sulawesi bukan karena adanya permasalah pasokan batu bara dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT PLN (Persero).
Pasalnya kata Bahlil, dirinya telah memerintahkan Dirjen Mineral dan Batu Bara (Minerba) Tri Winarno untuk memastikan pengadaan batu bara untuk PLN tercukupi.
Sebelumnya, Bahlil memang telah membentuk tim pengadaan pengadaan batu bara kalori sedang untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik PT PLN. Pembentukan tim ini dilakukan usai adanya insiden pemadaman listrik yang terjadi beberapa waktu kalau.
Tim pengadaan batu bara PLN tersebut terdiri dari pihak PLN, Inspektur Jenderal (Irjen), Direktur Jenderal Mineral dan batu bara Kementerian ESDM, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).