NADIKABAR.COM — Direktur Utama Indonesia Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah mengatakan setiap klub hanya diperbolehkan mengontrak dua pemain asing pada musim 2027, sebagai upaya memperbesar kesempatan talenta lokal.

Dia menjelaskan, di Jakarta, Selasa, terdapat perubahan terkait kuota pemain asing, yakni dari tiga pemain asing menjadi dua pemain asing yang dapat dimainkan di lapangan.

Kebijakan tersebut juga berlaku terhadap jumlah pemain asing yang dapat dikontrak masing-masing klub.

"Jadi boleh sekaligus dua orang (pebasket asing) bermain di lapangan dan setiap klub hanya bisa mengontrak dua pemain saja" kata Junas seusai mengikuti kegiatan diskusi bertema "Satu Ekosistem Bola Basket Indonesia: Pembinaan, Liga, Industri, dan Prestasi" yang diselenggarakan Jurnalis Suka dan Peduli Olahraga (Jusraga).

Lebih lanjut dia menjelaskan, keputusan tersebut merupakan hasil evaluasi penyelenggaraan IBL 2026. Ditambah, pengelola liga selalu mengevaluasi setiap tahun sebagai bagian dari persiapan menuju musim berikutnya.

Evaluasi dilakukan pada Mei, kemudian hasilnya dirumuskan pada September untuk menentukan berbagai kebijakan kompetisi pada musim selanjutnya.

Dirut IBL sejak 2019 itu menambahkan untuk IBL 2027, format kompetisi kandang-tandang (home and away) tetap dipertahankan karena dinilai memberikan dampak positif terhadap penyelenggaraan liga. Perubahan itu diarahkan untuk memberikan kesempatan lebih besar kepada pemain nasional agar mendapatkan menit bermain dan ruang berkembang di kompetisi profesional.

Kebijakan itu juga diharapkan memberikan dampak terhadap persiapan tim nasional Indonesia yang akan menghadapi sejumlah agenda internasional pada tahun depan. Agenda yang dimaksud antara lain Kualifikasi FIBA yang berlangsung pada November serta SEA Games 2027 Malaysia.

Junas meyakini perubahan regulasi pemain asing tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas dan prestasi tim nasional Indonesia, lewat kesempatan bertanding lebih banyak bagi pemain lokal.