Tabalong merupakan sebutan akronim dari Taman Bacaan Cikalong atau dikenal juga sebagai Sinau Tabalong. Kawasan itu merupakan ruang terbuka hijau dan edukasi yang terletak di bantaran Sungai Cikalong. Kawasan ini ditata sebagai model pemeliharaan utilitas sungai yang bersih, asri, serta difungsikan sebagai pusat kegiatan belajar masyarakat dan anak-anak.
Sementara kawasan keraton, lanjut dia, menjadi salah satu lokasi yang dinilai memiliki potensi ekonomi kreatif melalui keterlibatan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia dan aktivitas kuliner tradisional Pawon Bogana.
Ia menuturkan potensi lainnya turut terlihat dalam kegiatan IDE.IND pada Kamis (5/11), yang menampilkan berbagai produk inovasi pelaku ekraf lokal, termasuk sabun berbahan minyak jelantah yang digagas seorang mahasiswi.
Sementara itu Suci Zaitiani, mahasiswi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, mengatakan inovasi tersebut memanfaatkan limbah minyak goreng bekas yang selama ini kerap dibuang menjadi produk yang memiliki nilai guna.
“Saya bersama tiga rekan saya, mengembangkan produk tersebut selama sekitar dua bulan melalui sejumlah percobaan hingga menemukan formula yang tepat,” katanya.