INKA memahami bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan KRL menuntut ketersediaan sarana yang andal. Karena itu, upaya mempercepat penanganan harus berjalan bersama dengan disiplin pemeriksaan, pengujian, dan pemenuhan ketentuan keselamatan.

INKA mendukung langkah operator dan regulator dalam memastikan sarana yang digunakan untuk pelayanan memenuhi persyaratan operasi. Selain penanganan pada rangkaian, hasil evaluasi di lapangan akan menjadi masukan bagi penyempurnaan proses produksi dan pengendalian mutu.

Umpan balik operator diperlukan agar tindak lanjut terhadap temuan turut memperkuat konsistensi kualitas produk dan keandalannya dalam penggunaan sehari-hari.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna Commuter Line. Kami memahami bahwa gangguan perjalanan berdampak pada aktivitas masyarakat. Komitmen kami adalah menindaklanjuti hasil pemeriksaan bersama KAI Commuter secara bertanggung jawab, dengan mengutamakan keselamatan, keandalan sarana, dan kenyamanan perjalanan," katanya.

KRL buatan INKA beberapa kali mengalami gangguan saat dioperasikan di Jabodetabek. KRL INKA ini sudah mengalami gangguan sejak akhir 2025.

Pada September 2026, sebanyak 7 trainset KRL INKA masuk bengkel untuk perbaikan. Pada 7 Oktober, KRL INKA tersebut kembali dioperasikan, namun masih ada kendala yang terjadi.