Erdian menjelaskan selama ini antrean kendaraan khususnya mobil yang hendak membeli biosolar di SPBU, sering kali sangat panjang hingga memakan bahu jalan di ruas-ruas jalan vital kota Meulaboh.

Beberapa ruas jalan yang kerap terdampak antrean panjang di antaranya Jalan Manek Roo, Kota Padang, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Pasir Pinang, hingga Jalan Imam Bonjol sehingga kondisi tersebut memicu kerawanan lalu lintas.

Berdasarkan data laporan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) resmi dari kepolisian selama enam bulan terakhir, tercatat ada 10 kasus kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh benturan saat kendaraan berusaha menyalip. Dari 10 kejadian tersebut, 6 orang di antaranya meninggal dunia.

Meski tidak secara spesifik disebutkan seluruh kecelakaan karena antrean SPBU, tetapi ada upaya menyalip kendaraan di depannya yang terhalang antrean.

“Jika kita menunggu semua pihak sempurna baru bergerak, masalah ini tidak akan selesai dan kecelakaan bisa terus terjadi. Paling tidak, dari 24 jam dalam sehari, ada 8 jam di mana lalu lintas bisa aman dan nyaman bagi anak sekolah, pekerja, hingga pemilik toko," tegasnya.