β€œLayanan feeder ini juga akan menggunakan pola buy-the-service (BTS), seperti bus yang sudah ada. Jadi kita membayar layanan berdasarkan operasional yang ditetapkan setiap hari, bukan berdasar jumlah penumpang,” kata dia.

Selain lebih nyaman, katanya, penggunaan kendaraan listrik juga ditujukan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak.

Kepala UPT Trans Batam Bambang Sucipto mengatakan pengembangan feeder merupakan bagian dari penambahan layanan transportasi publik secara bertahap pada 2027.

β€œJadi kami untuk tahun depan merencanakan ada 10 mikrobus feeder, selain itu ada penambahan lima unit bus untuk koridor Trans Batam,” katanya.