βPengawasan menjadi bagian penting untuk memastikan kapal dapat melintasi alur Sungai Mentaya dengan aman, baik ketika hendak menuju laut maupun saat memasuki kawasan perairan menuju pelabuhan Sampit,β tuturnya.
Selain keselamatan pelayaran, Dishub Kotim turut memberi perhatian terhadap kelancaran arus barang dan pasokan kebutuhan masyarakat. Hal ini karena tak sedikit pasokan logistik ke wilayah tersebut masih mengandalkan transportasi laut.
βArus barang, sembako dan kebutuhan lainnya sebagian besar melalui kapal laut. Ini yang kami jaga dengan terus berkoordinasi bersama pihak terkait, terutama untuk pengawalan saat kapal memasuki maupun keluar dari alur Sungai Mentaya demi keselamatan barang dan penumpangnya,β ujarnya.
Raihansyah menegaskan, pasokan logistik yang diangkut menggunakan kapal laut hingga kini masih dalam kondisi aman. Oleh sebab itu, koordinasi dan pengawasan terus dilakukan agar distribusi kebutuhan pokok tetap berjalan serta tidak menimbulkan gangguan terhadap ketersediaan barang di daerah.
Disamping kabut asap, ia menyebutkan terdapat faktor lain yang turut menjadi pertimbangan dalam aktivitas pelayaran, yakni kondisi gelombang laut yang mulai meningkat. Kondisi tersebut perlu diperhatikan, terutama bagi kapal yang melintasi perairan Laut Jawa.