Dana yang terkumpul dari PWA tersebut nantinya diarahkan untuk perlindungan kebudayaan, lingkungan alam, membantu 1.500 desa adat, serta peningkatan kualitas destinasi, industri, pemasaran, hingga kelembagaan pariwisata.

Di luar optimalisasi PWA, Dispar Bali juga memperkuat sektor pariwisata melalui bidikan pasar strategis seperti India yang mencatatkan 317.680 kunjungan sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Sumarajaya menyampaikan bahwa strategi ke depan difokuskan untuk memperkuat segmen luxury, wellness, dan MICE guna mendongkrak lama tinggal serta kualitas belanja wisatawan.