"Mungkin laporan dari travel-travel ya mungkin ada pengaturan kembali tentang jadwal ke daya tarik wisata (DTW) dan sebagainya, mungkin itu saja, kemarin sudah ditangani dengan cepat," ujar Sumarajaya.

Pihak Dispar Bali juga mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada agen perjalanan yang menyampaikan keluhan resmi ataupun laporan terkait pembatalan kunjungan wisata akibat isu kelangkaan BBM.

"Sampai saat ini belum ada yang menyatakan komplain secara langsung, tetapi yang menyampaikan bahwa harus ada merencanakan kembali dari rute-rute yang sudah di atas hari-harinya ada," tutur Sumarajaya.

Meski situasi pariwisata secara umum dapat dikendalikan dengan baik, ia tetap menyampaikan harapan agar pihak Pertamina dapat mengantisipasi persoalan distribusi bahan bakar agar hambatan serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.