Ia menilai, inovasi dan pengembangan talenta lokal menjadi tantangan penting bagi Maluku agar mampu melahirkan karya kreatif yang dapat bersaing dengan daerah lain. Karena itu, pengembangan industri kreatif perlu didukung pembinaan dan pelatihan berkelanjutan, termasuk bagi generasi muda.

Melkias berharap kehadiran Kementerian Ekonomi Kreatif dapat memberikan dorongan baru bagi anak-anak muda Maluku untuk mengembangkan kemampuan kreatif dan menghasilkan karya berdasarkan potensi daerahnya.

Program tersebut juga menjadi ruang pengenalan permainan papan kepada generasi muda sekaligus mendorong tumbuhnya minat, kreativitas, dan kolaborasi dalam pengembangan industri kreatif di daerah.

β€œMelalui pengembangan karya yang bersumber dari sejarah dan budaya lokal, potensi Maluku diharapkan dapat diolah menjadi produk kreatif yang memiliki nilai tambah serta memperluas peluang usaha bagi masyarakat,” ucapnya.