NADIKABAR.COM β Dinas Pariwisata Provinsi Maluku mendorong pemanfaatan kekayaan sejarah, tradisi bahari, dan budaya lokal sebagai sumber inspirasi pengembangan industri kreatif, melalui permainan papan atau board game.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Melkias M. Lohy, di Ambon, Selasa, mengatakan Maluku yang dikenal sebagai provinsi rempah-rempah dan memiliki sejarah panjang interaksi dengan berbagai bangsa di dunia dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi materi permainan papan yang mengangkat sejarah dan kebudayaan daerah.
βPemanfaatan unsur budaya tersebut dapat menjadi salah satu cara memperkenalkan identitas Maluku kepada masyarakat melalui media kreatif yang lebih interaktif, sekaligus membuka peluang pengembangan produk ekonomi kreatif berbasis potensi lokal,β kata Melkias.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Pengembangan Komunitas Board Game dalam Rangka Membangun Ekosistem Industri Board Game di Maluku yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif di Aula Fransiskus Xaverius, Kota Ambon.
Melkias mengapresiasi upaya Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Maluku.