Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Dispertan Garut manfaatkan lahan marjinal untuk penanaman singkong
Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut, Jawa Barat, memanfaatkan lahan marjinal untuk ditanami komoditas singkong sebagai bahan baku bioetanol dalam rangka men
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 12:40 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Kami masih mempersiapkan lokasi-lokasi yang potensial untuk dikembangkan," katanya.
Ia menyebutkan Garut memiliki potensi untuk pengembangan penanaman komoditas singkong dan jagung, bahkan selama ini sebagai daerah pemasok jagung terbesar di Jabar.
Khusus untuk singkong, kata dia, mampu menghasilkan produksi sebanyak 375.923 ton pada tahun 2025 di lahan seluas 15.543 hektare tersebar di seluruh kecamatan.
"Berdasarkan data statistik pertanian tahun 2025, luas tanam ubi kayu mencapai 15.543 hektare dengan produksi mencapai 375.923 ton per tahun," katanya.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.